Kegiatan PKK – TP-PKK ACEH BESAR https://tppkkacehbesarkab.org Sun, 22 Nov 2020 16:18:01 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.2.11 https://tppkkacehbesarkab.org/wp-content/uploads/2020/04/cropped-1f4087738300aeb7c28b1b2e13bc43ea-32x32.jpg Kegiatan PKK – TP-PKK ACEH BESAR https://tppkkacehbesarkab.org 32 32 Ketua PKK Aceh Besar Tutup Pelatihan Menjahit Di Desa Lamkubu https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/22/ketua-pkk-aceh-besar-tutup-pelatihan-menjahit-di-desa-lamkubu/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/22/ketua-pkk-aceh-besar-tutup-pelatihan-menjahit-di-desa-lamkubu/#respond Sun, 22 Nov 2020 16:18:01 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=266 Aceh Besar, Media Center — Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Besar Hj. Rahmah Abdullah,SH menutup secara resmi pelatihan Peningkatan Keterampilan Menjahit yang diselenggarakan di Desa Lamkubu Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Rabu (18/11/2020).

Pelatihan keterampilan menjahit digelar oleh TP PKK Kabupaten Aceh Besar melalui pokja III diikuti oleh 10 peserta selama satu minggu.

Rahmah Abdullah, mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong keterampilan dan meningkatkan kemampuan perempuan dibidang menjahit.

“Kegiatan seperti ini perlu dilaksanakan guna memaksimalkan berkembangnya kewirausaha di masyarakat dan juga sebagai upaya menanggulangi pengangguran melalui keterampilan menjahit. Maka dari itu, kita adakan pelatihan keterampilan menjahit ini,” terangnya.

Selain itu, Rahmah juga berharap kepada seluruh peserta pelatihan untuk memanfaatkan apa yang diperoleh selama kegiatan yang diikuti.

“Manfaatkan ilmu yang sudah didapatkan. Paling tidak, ibu-ibu bisa berkreatifitas /menjahit kebutuhan untuk diri sendiri, bila kita mampu menjahit sendiri sangat membantu dari segi ekonomi dan Kedepan, dengan pelatihan keterampilan menjahit bisa menjadi sebagai bekal untuk membuka usaha kecil dan kreatifitas lain untuk memajukan serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga, ” katanya

Turut dihadiri camat leumbah seulawah,keuchik serta pengurus TP PKK Kabupaten Aceh Besar

Media Center Aceh Besar

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/22/ketua-pkk-aceh-besar-tutup-pelatihan-menjahit-di-desa-lamkubu/feed/ 0
KETUA PKK ACEH BESAR BUKA PENDIDIKAN KECAKAPAN WIRAUSAHA KETERAMPILAN MENJAHIT https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/13/ketua-pkk-aceh-besar-buka-pendidikan-kecakapan-wirausaha-keterampilan-menjahit/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/13/ketua-pkk-aceh-besar-buka-pendidikan-kecakapan-wirausaha-keterampilan-menjahit/#respond Fri, 13 Nov 2020 05:59:30 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=257 Aceh Besar, Media Center–Sebanyak 30 ibu-ibu di kecamatan ingin jaya mengikuti pelatihan pendidikan kecakapan kerja (PKK) dan keterampilan menjahit pakaian dan bordir.

Kegiatan pelatihan/Program pendidikan kecakapan kerja (PKK) Keterampilan menjahit pakaian dan bordir tahun 2020 dilaksanakan oleh Disdikbud Aceh Besar berkerja sama dengan Tim Penggerak PKK Aceh Besar, Acara ini dipusatkan di Gedung Lembaga kursus dan pelatihan (LKP) Uswatun Hasanah. jln Banda Aceh-Medan Desa Bukloh Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (9/11/2020).

Pada kesempatan tersebut, ketua TP PKK Aceh Besar Hj Rahmah Abdullah, SH, menyampaikan, ibu-ibu harus bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini.

“Karena, Ibu-ibu merupakan orang yang terpilih, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Untuk saat ini kebutuhan akan pakaian sangat meningkat dibandingkan masa dahulu,” ujarnya

Menurutnya, pelatihan ini sangat bermanfaat, disamping bisa untuk menjahit baju sendiri juga bisa menerima orderan jahitan, sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud Aceh Besar, Fahrurrazi SE mengharapkan peserta pelatihan dapat mengikutinya dengan serius.

“Jadi, kami sangat berharap, setelah selesai pelatihan para peserta bisa berusaha secara mandiri atau berkelompok,” katanya

Disamping itu, Sekretaris Dewan Fata Muhammad selaku ketua panitia, juga menyampaikan, pelatihan keterampilan menjahit merupakan suatu usaha pemerintah untuk membantu masyarakat pada bidang keterampilan.

” Untuk saat ini, yang namanya keterampilan bordir di Aceh Besar masih terbilang langka dan ini baru pertama kali pelatihan bordir diselenggarakan, semoga ini menjadi langkah awal,” katanya

Lebih lanjut, dengan pelathan ini kedepan bisa melahirkan desainer baru dibidang bordir sehingga mampu membuka usaha secara mandiri yang dapat meningkat secara ekonomi,” pintanya

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/13/ketua-pkk-aceh-besar-buka-pendidikan-kecakapan-wirausaha-keterampilan-menjahit/feed/ 0
Ketua TP PKK Harap Hasil Pelatihan Menjahit Bisa Menjadi Modal Utama Untuk Buka Usaha https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/02/ketua-tp-pkk-harap-hasil-pelatihan-menjahit-bisa-menjadi-modal-utama-untuk-buka-usaha/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/02/ketua-tp-pkk-harap-hasil-pelatihan-menjahit-bisa-menjadi-modal-utama-untuk-buka-usaha/#respond Mon, 02 Nov 2020 04:37:50 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=251 Aceh Besar, Media Center–Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Besari Hj. Rahmah Abdullah, SH, berharap pelatihan menjahit yang diberikan TP PKK bisa menjadi modal utama untuk berusaha maupun buat kebutuhan secara pribadi.

Harapan Rahmah tersebut disampaikan saat menutup secara resmi pelatihan keterampilan menjahit di Desa Lambeutong Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Sabtu (17/10/2020).

Pelatihan menjahit yang digelar oleh TP PKK Kabupaten Aceh Besar yang berlangsung selama satu minggu diikuti oleh 10 peserta anggota PKK desa Lambeutong.

Rahmah menyampaikan kepada seluruh peserta pelatihan untuk memanfaatkan apa yang diperoleh selama kegiatan yang diikuti.

“Manfaatkan ilmu yang sudah didapatkan. Paling tidak, ibu-ibu bisa berkreatifitas /menjahit kebutuhan untuk diri sendiri, bila kita mampu menjahit sendiri sangat membantu dari segi ekonomi dan Kedepan, dengan pelatihan keterampilan menjahit bisa menjadi sebagai bekal untuk membuka usaha kecil dan kreatifitas lain untuk memajukan serta dapat meningkatkan perekonomian keluarga, ” katanya

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/02/ketua-tp-pkk-harap-hasil-pelatihan-menjahit-bisa-menjadi-modal-utama-untuk-buka-usaha/feed/ 0
Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan, Satgas Covid-19 Aceh Bersama TP PKK Aceh Besar Pantau Tempat Wisata. https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/02/pastikan-penerapan-protokol-kesehatan-satgas-covid-19-aceh-bersama-tp-pkk-aceh-besar-pantau-tempat-wisata/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/02/pastikan-penerapan-protokol-kesehatan-satgas-covid-19-aceh-bersama-tp-pkk-aceh-besar-pantau-tempat-wisata/#respond Mon, 02 Nov 2020 04:22:37 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=243 Aceh Besar, Media Center— Libur panjang akhir Oktober dimanfaatkan masyarakat Aceh untuk berwisata, salah satunya di Kabupaten Aceh Besar. Wakil Ketua Satgas Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, menyempatkan diri memantau langsung penerapan protokol kesehatan di tengah keramaian di tempat wisata.

Dyah berkunjung ke Pantai Pasir Putih Lhok Mee, Gampong Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Minggu, (1/11). Ia datang bersama Tim Penggerak PKK Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh, Tim Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh serta Tim Satpol PP WH.

Dyah mengatakan, pemantauan itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya klaster baru penularan virus corona di tempat wisata. Sebab, selama libur panjang empat hari ini sejumlah tempat wisata kian dipadati oleh pengunjung.

“Oleh karena itulah, penerapan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak harus diingatkan kepada pengunjung,”kata Dyah yang juga Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh itu.

Dyah mengatakan, meningkatnya kunjungan wisatawan selama libur panjang ini juga patut disyukuri, sebab selama pandemi sektor wisata kian terpukul. Namun demikian, jalannya roda perekonomian juga harus diiringi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar masyarakat aman dari paparan virus corona.

“Berdasarkan amatan kita, banyak dari pengunjung sudah sadar untuk memakai masker dan ini perlu terus kita ingatkan,”ujar Dyah.

Untuk mendukung penerapakan protokol kesehatan di tempat wisata, kata Dyah, pemerintah telah menyediakan sejumlah wastafel untuk mencuci tangan dan sejumlah baliho edukasi sebagai tanda pengingat.

“Setiap jengkal tanah Aceh begitu Indah, jadi kita tidak bisa untuk melarang masyarakat untuk tidak berkunjung menikmati tempat-tempat wisata, tapi upaya kita adalah terus mengedukasi dan mengingatkan masyarakat untuk patuh protokol kesehatan,”kata Dyah.

Dyah menuturkan, Pemerintah Aceh terus melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan virus corona di Aceh. Ia berharap, setiap pengunjung di berbagai tempat wisata selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian penyebaran virus corona dapat ditekan dengan lebih cepat.

Hal senada juga disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Besar, Rahmah Abdullah. Ia mengatakan, penerapan protokol di tempat pariwisata cukup penting di tengah pandemi Covid-19.

“Kami tim penggerak PKK tanpa henti-hentinya terus mensosialisasikan dan mengingatkan masyarakat agar selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan di setiap aktivitasnya,”kata Rahmah.

.

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/11/02/pastikan-penerapan-protokol-kesehatan-satgas-covid-19-aceh-bersama-tp-pkk-aceh-besar-pantau-tempat-wisata/feed/ 0
Dinas Kesehatan Bersama DPMG Aceh Besar Gandeng UNICEF Aceh Perangi Stunting https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/10/26/dinas-kesehatan-bersama-dpmg-aceh-besar-gandeng-unicef-aceh-perangi-stunting/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/10/26/dinas-kesehatan-bersama-dpmg-aceh-besar-gandeng-unicef-aceh-perangi-stunting/#respond Mon, 26 Oct 2020 10:11:07 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=236 Aceh Besar, Media Center–Stunting sangat sulit diobati tetapi stunting dapat dicegah. Salah satu pencegahannya dengan melakukan Konvergensi stunting, kegiatan penanganan stunting adalah tantangan terbesar bagi kita.

“Karena konvergensi adalah kata yang mudah diucapkan, tetapi seringkali tidak mudah untuk diwujudkan. Maka, setiap lembaga OPD yang terlibat dalam penanganan stunting harus meninggalkan ego sektoralnya, karena konvergensi membutuhkan kerjasama yang baik antar pihak,” ujar Ketua PKK Aceh Besar Hj Rahmah Abdullah, SH pada saat membuka secara resmi kegiatan Training of Trainers (TOT) Intervensi Malnutrisi Stunting Terintegrasi Perdana yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) digedung Dekranasda, Desa Gani Aceh Besar, Senin (26/10/ 2020)

Lebih lanjut,kata Rahmah, Melalui komunikasi dan koordinasi yang intens merupakan kerjasama yang harmonis salah satu kunci sukses dari pelaksanaan kegiatan ini.

“kami berharap supaya kegiatan yang telah diamanahkan kepada kita ini akan dapat terlaksana dengan baik,”katanya

Disamping itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak yang telah berupaya dan terlibat aktif sehingga kegiatan TOT yang sangat penting ini bisa terlaksana.

“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kepada pihak Unicef perwakilan Aceh yang telah bersedia menjadi Narasumber pada kegiatan TOT ini secara Sukarela dan terima kasih juga sampaikan kepada Dinas Kesehatan Aceh Besar dan DPMG Aceh Besar. Semoga niat baik dan keikhlasan semua pihak dapat bermanfaat dan memiliki nilai ibadah disisi Allah SWT,”ucapnya

Sementara itu, Yoki Andrian, SE , M.si Kabid PKSBM (Pengembangan ketahanan sosial budaya masyarakat), kegiatan TOT Training of Trainers (TOT) Intervensi Malnutrisi Stunting Terintegrasi ini merupakan persiapan Aceh Besar untuk menghadapi penetapan sebagai LOKUS (Lokasi Khusus) Stunting di tahun 2021,karena Kabupaten Aceh Besar termasuk lokus stunting.

“Jadi, persiapannya kita mulai dari sekarang. Supaya pada tahun 2021 kita dapat menurunkan stunting di Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya

Ia mengatakan, karena pada tahun 2021 Aceh Besar akan ditetapkan sebagai LOKUS (Lokasi Khusus) stunting.

“Maka dari itu, Kami dari DMPG dan Dinas kesehatan Aceh Besar, meminta kerja sama dengan pihak UNICEF perwakilan Aceh untuk dapat menjadi narasumber pada kegiatan Training of Trainers (TOT) Intervensi Malnutrisi Stunting Terintegrasi.

“Dan, disambut dengan baik oleh pihak UNICEF, Walaupun Kabupaten Aceh Besar bukan wilayah kerja mereka. Tapi, mereka mau menjadi narasumber dengan sukarela di kegiatan ini dan harus kita ketahui, hampir semua daerah yang ada di Provinsi Aceh, baru Kabupaten Aceh Besar yang pertama kali menyiapkan Trainer untuk menghadapi LOKUS(Lokasi Khusus) Stunting walaupun belum ditetapkan,”tutupnya.

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/10/26/dinas-kesehatan-bersama-dpmg-aceh-besar-gandeng-unicef-aceh-perangi-stunting/feed/ 0
Memasuki Hari Ketiga: Ketua Dekranasda Aceh Besar Kembali meninjau Peserta Pelatihan Anyaman Bili https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/memasuki-hari-ketiga-ketua-dekranasda-aceh-besar-kembali-meninjau-peserta-pelatihan-anyaman-bili/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/memasuki-hari-ketiga-ketua-dekranasda-aceh-besar-kembali-meninjau-peserta-pelatihan-anyaman-bili/#respond Thu, 27 Aug 2020 10:10:05 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=226 Aceh Besar, Media Center–Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Besar Hj. Rahmah Abdullah, SH didampingi oleh plt Kadis Koperasi Perindustrian dan Perdagangan ( Diskoprindag) Darmasyah, ST kembali meninjau peserta pelatihan Anyaman Bili, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (27/8/2020)

Kegiatan Bimbingan Teknis yang digelar oleh Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan perajin tentang mutu serta desain produk.

Dalam keterangannya Rahmah, mengatakan, Dekranasda Aceh Besar terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk dapat menghasilkan kreasi produk kerajinan yang mengedepankan inovatif, salah satunya kerajinan Anyaman Bili Desa Lampanah Tunong Kecamatan Indrapuri.

“Bimbingan Teknis yang sedang berlangsung ini, selain untuk mempertahankan kearifan lokal dan kelestarian warisan budaya, juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan bagi para pengrajin,” katanya.

Lebih lanjut, para peserta pelatihan yang berjumlah 15 orang dari Desa Lampanah Tunong Indrapuri sudah mengikuti bimbingan teknis memasuki hari ke tiga.

“Sudah tiga hari mereka mengikuti bimbingan teknis ini. Alhamdulillah, para peserta sudah menunjukkan progres yang cukup signifikan. karena, tadi saya lihat ada beberapa bentuk desain baru yang sudah mereka hasilkan selama mengikuti bimbingan. Berarti, bimbingan ini sangat membantu mereka dalam hal meningkatkan usaha mereka untuk kedepan,” ujarnya

Disamping itu, ia juga berharap dengan kegiatan bimbingan teknis para peserta pengrajin anyaman bili terus meningkatkan wawasan sehingga kedepan dapat menghasilkan motif-motif baru.

”Karena, Saya ingin disetiap Kecamatan di Aceh Besar memiliki berbagai produksi kerajinan yang penuh dengan motif dan kualitas yang baik. kami, dari Dekranasda Aceh Besar siap membantu para perajin untuk mempromosikan hasil karya mereka, salah satu contoh yang baru kami promosikan dibeberapa event baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional adalah Anyaman Bili dari Desa Lampanah Tunong dan saat ini kerajinan Anyaman Bili sangat dicari oleh konsumen,”paparnya.

Media Center Aceh Besar

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/memasuki-hari-ketiga-ketua-dekranasda-aceh-besar-kembali-meninjau-peserta-pelatihan-anyaman-bili/feed/ 0
15 Peserta IKM Anyaman Bili Aceh Besar Dapat Bimbingan Teknis Dari Kemenperin RI https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/15-peserta-ikm-anyaman-bili-aceh-besar-dapat-bimbingan-teknis-dari-kemenperin-ri/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/15-peserta-ikm-anyaman-bili-aceh-besar-dapat-bimbingan-teknis-dari-kemenperin-ri/#respond Thu, 27 Aug 2020 10:07:21 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=218 Aceh Besar, Media Center–Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan melaksanakan bimbingan teknis desain dan fasilitasi mesin/peralatan IKM anyaman bili di kabupaten Aceh Besar.

Kegiatan Bimtek yang akan berlangsung selama lima hari, dimulia sejak 24 – 28 Agustus 2020 dan diikuti sebanyak 15 peserta perajin anyaman bili dari desa Lampanah Tunong Kecamatan Indrapuri, yang dibuka secara langsung melalui video conference/ Virtual Zoom oleh Direktur Industri Kecil Menengah, Kimia, Sandang, Kerajinan, dan Industri Aneka, Ir. E. Ratna Utarianingrum di Aula Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (24/8/2020)

Pembukaan bimbingan teknis desain dan fasilitasi mesin/peralatan IKM anyaman bili ini dihadiri Sekretaris Dinas Perindag Aceh Mualem, S. Ag, M.Pd, Ketua Dekranasda Aceh Besar, Hj. Rahmah Abdullah,SH, plt Kadis Koperasi Perindustrian dan Perdagangan ( Diskoprindag) Aceh Besar, Darmasyah,ST beserta Keuchik Desa Lampanah Tunong.

Direktur Industri Kecil Menengah, Kimia, Sandang, Kerajinan, dan Industri Aneka, Ir. E. Ratna Utarianingrum pada pembukaan acara melaluivideo conference/virtual zoom, menyampaikan, Apresiasi kepada ketua Dekranasda Aceh Besar yang telah membina sektor industri kecil dan menengah (IKM) di wilayah Aceh Besar.

“Sebagaimana diketahui, kehadiran kami hari ini dalam bentuk bimbingan teknis dan desain kepada perajin anyaman bili, merupakan respon kami terhadap laporan dari ketua Dekranasda Aceh Besar Rahmah Abdullah, yang bahwa kearifan lokal harus didorong dan dipertahankan, karena industri anyaman bili menjadi peluang dan layak dikembangkan sebagai salah satu sumber ekonomi yang produktif,” ujarnya

Lebih lanjut, karena seluruh wilayah Indonesia dari Aceh sampai Papua kaya dengan kearifan lokal yang didalamnya terkandung nilai filosofi yang bermanfaat.

“ini adalah kekayaan kita, yang bisa kita sampai kepada seluruh konsumen didunia tentang kebudayaan kita di Indonesia. Apalagi, anyaman bili ini sudah menjadi produk yang sangat dicari dibeberapa event di Jakarta. Jadi, sekali, saya sampaikan Apreasiasi kepada ketua Dekranasda Aceh Besar yang mempunyai kepedulian terhadap anyaman bili dan Kabupaten/kota lainnya wajib mencontohkan dalam hal melestarikan kearifan lokal seperti Kabupaten Aceh Besar,”katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Aceh Besar Rahmah Abdullah, mengatakan, Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan perajin tentang mutu serta desain produk kerajinan.

“Kepada para perajin dan peserta pelatihan, semoga dengan bimbingan teknis ini dapat meningkatkan kualitas produk dan mampu menjaga warisan budaya, agar terus berkembang hingga ke generasi selanjutnya,”harapnya

Ia, juga mengucapkan, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Perindustrian yang telah banyak memberikan bantuan sekaligus memberikan dukungan penuh kepada perajin di Kabupaten Aceh Besar.

“Kami sebagai Pemerintah Aceh Besar sangat berharap dengan bantuan peralatan dan pelatihan yang diberikan oleh Kementerian Perindustrian dapat meningkatkan lagi produksi kerajinan yang lebih berdaya saing dan berinovasi serta dapat meningkatkan perekonomian perajin,”tutupnya

Media Center Aceh Besar

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/15-peserta-ikm-anyaman-bili-aceh-besar-dapat-bimbingan-teknis-dari-kemenperin-ri/feed/ 0
Ketua PKK Aceh Besar Vitamin A Sangat Manfaat Bagi Perkembangan Balita https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/ketua-pkk-aceh-besar-vitamin-a-sangat-manfaat-bagi-perkembangan-balita/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/ketua-pkk-aceh-besar-vitamin-a-sangat-manfaat-bagi-perkembangan-balita/#respond Thu, 27 Aug 2020 10:03:09 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=213 Aceh Besar, Media Center–Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Besar Hj. Rahmah Abdullah, SH mengajak para orang tua supaya membawa anak ke posyandu atau puskesmas untuk mendapat kapsul vitamin A.

“Ibu-ibu, setiap Februari dan Agustus adalah bulan Vitamin A bagi balita. Ibu-ibu yang punya balita jangan lupa bawa putra-putri kesayangannya ke posyandu gunamendapatkan kapsul vitamin A. Karena vitamin A ini sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan bagi anak kita,” kata Rahmah Abdullah pada saat melakukan pemberian vitamin A dan kampanye Gerakan memakai Masker di Posyandu di Desa Mireuk Taman Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Rabu (26/8/2020)

Di hadapan ibu-ibu, Rahmah menjelaskan, masa balita merupakan masa yang paling penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Pada masa ini diperlukan vitamin A dalam jumlah yang cukup.

“Karena, pemberian vitamin A ini, bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata, mengurangi risiko kelainan pada mata, serta mencegah kebutaan. Vitamin A juga meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit,” ujar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, anak yang dimaksud adalah anak yang berusia enam bulan sampai lima tahun. Nantinya, anak usia enam sampai 11 bulan akan mendapat kapsul biru dan anak usia 12 bulan sampai lima tahun mendapat kapsul merah.

Disamping itu, ia juga menghimbau, masyarakat mesti sadar akan pentingnya memakai masker serta disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Sebab, virus Covid-19 bisa menular ke siapa saja,” katanya

Oleh karena itu, kata dia, kampanye memakai masker atau sesering mungkin untuk mencuci tangan dan menjaga jarak sangat penting bagi semuanya.

“Dengan adanya gerakan Gebrak Masker PKK ini diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya pakai masker,” pintanya

Media Center Aceh Besar

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/27/ketua-pkk-aceh-besar-vitamin-a-sangat-manfaat-bagi-perkembangan-balita/feed/ 0
Wujudkan Gebrakan Masker Se-Indonesia, TP PKK Aceh Besar Bagikan Masker Kepada Pelaku UMKM dan Masyarakat. https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/18/wujudkan-gebrakan-masker-se-indonesia-tp-pkk-aceh-besar-bagikan-masker-kepada-pelaku-umkm-dan-masyarakat/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/18/wujudkan-gebrakan-masker-se-indonesia-tp-pkk-aceh-besar-bagikan-masker-kepada-pelaku-umkm-dan-masyarakat/#respond Tue, 18 Aug 2020 11:58:16 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=205 Aceh Besar, Media Center— Usai mengikuti upacara detik-detik Proklamasi HUT Kemerdekaan ke-75 RI. Tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga Kabupaten Aceh Besar (TP PKK) membagikan masker kepada pelaku UMKM dan masyarakat sebagai wujud gebrakan masker se-Indonesia.

Kegiatan gebrakan masker ini digerakkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Aceh Besar Hj. Rahmah Abdullah, SH didampingi Wakil Ketua II TP PKK Hj. Mahdalena berserta pengurus PKK. Gebrakan masker ini dilakukan guna mengajak masyarakat dan pelaku UMKM untuk disiplin menggunakan masker serta mencegah dan meminimalkan penyebaran Covid-19, Aceh Besar, Senin (17/8/2020).

Pada kesempatan tersebut, Rahmah Abdullah, mengatakan, pembagian masker ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus meminimalkan penyebaran Covid-19.

“Kemendagri sudah menghimbau kepada seluruh Pemerintah Daerah secara serentak untuk menggaungkan gerakan memakai masker bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-75. Untuk itu, kami dari TP PKK Kabupaten Aceh Besar langsung turun ke lapangan untuk membagikan masker, menurut himbauan Kemendagri,” ujarnya

Lebih lanjut, ia mengatakan, titik pembagian masker yang kita lakukan hari ini lebih fokusnya pada pelaku UMKM.

“Karena, selain pembagian masker, kami dari PKK juga ingin melihat secara langsung keadaan pelaku UMKM selama wabah pademi covid19, Alhamdulillah, pelaku UMKM kita yang ada di wilayah kecamatan Darussalam seperti songket Jasmani, pabrik bata dan UMKM lainnya tidak mengalami kendala walaupun ditengah Pandemi seperti ini,” katanya

Disamping itu, ia juga mengajak masyarakat untuk sadar pentingnya menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

“Mari, bersama kita melawan wabah Covid-19 dengan patuh menjalankan protokol kesehatan, gunakan masker saat berada di luar rumah, rajin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak (physical distancing), dan menghindari kerumunan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar,” tutupnya

Media Center Aceh Besar

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/08/18/wujudkan-gebrakan-masker-se-indonesia-tp-pkk-aceh-besar-bagikan-masker-kepada-pelaku-umkm-dan-masyarakat/feed/ 0
PKK Aceh Besar Sambangi Rumah Korban Kebakaran Di Gampong Keuneue Ue Peukan Bada https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/07/27/pkk-aceh-besar-sambangi-rumah-korban-kebakaran-di-gampong-keuneue-ue-peukan-bada/ https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/07/27/pkk-aceh-besar-sambangi-rumah-korban-kebakaran-di-gampong-keuneue-ue-peukan-bada/#respond Mon, 27 Jul 2020 02:02:01 +0000 http://tppkkacehbesarkab.org/?p=197 Aceh Besar, Media Center–Tim Pengerak PKK Kabupaten Aceh Besar mengunjungi keluarga korban musibah kebakaran yang menimpa keluarga Kamaruzzaman (45) warga Gampong Keune Ue Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Dalam kunjungan kerumah korban kebakaran, Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Rahmah Abdullah,SH didampingi oleh Wakil Ketua II Hj. Mahdalena, Pengurus TP PKK dan staf puskesmas Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Gampong Keuneu Ue, Kamis (23/7/2020).

Pada kesempatan tersebut, Rahmah Abdullah, menyampaikan, Saya pribadi dan Tim PKK turut berduka atas kejadian kebakaran yang menimpa keluarga bapak.

“Semoga bapak dan keluarga tabah dalam menghadapi cobaan ini. Percayalah, Allah SWT tak akan memberikan musibah di luar kemampuan manusia. Untuk itu, kita harus tabah dan ikhlas dalam menerimanya,” ujar

Ia juga berharap, bantuan yang diberikan pihaknya berupa sembako seperti peralatan bayi, susu bayi,makanan pendamping ASI (MPASI) dan sejumlah uang, minimal dapat membantu meringankan sedikit beban.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban. Apalagi, istri bapak Kamaruzzaman sedang Hamil tua dan hanya menunggu persalinan dalam waktu dekat ini,” tuturnya

Media Center Aceh Besar

]]>
https://tppkkacehbesarkab.org/index.php/2020/07/27/pkk-aceh-besar-sambangi-rumah-korban-kebakaran-di-gampong-keuneue-ue-peukan-bada/feed/ 0